JAKARTA SELATAN – Pemerintah Kecamatan Cilandak menuntaskan perbaikan turap saluran air di Jalan Lebak Bulus I RT 03/04, Kelurahan Cilandak Barat. Kegiatan ini muncul dari usulan warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun ini sehingga pemerintah langsung mengeksekusinya untuk menjawab kebutuhan lingkungan.
Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Cilandak, Yansori, menjelaskan bahwa warga mengusulkan dua pekerjaan sekaligus, yakni perbaikan turap dan pengerukan sedimen lumpur. Kedua pekerjaan itu bertujuan mencegah genangan terutama saat intensitas hujan meningkat.
“Warga mengusulkan perbaikan turap serta pengerukan sedimen untuk mencegah genangan. Kami langsung menindaklanjuti agar saluran kembali berfungsi maksimal,” ujar Yansori, Senin (1/12).
Perbaikan Struktur Turap Selama 150 Meter
Setelah menerima usulan tersebut, Satpel SDA bergerak cepat. Yansori menerangkan bahwa pihaknya membangun ulang turap setinggi 100 sentimeter dan selebar 60 sentimeter sepanjang 150 meter. Selain itu, pasukan juga mengeruk sedimen lumpur serta sampah setebal sekitar 40 sentimeter yang selama ini menghambat aliran air.
Baca Juga : Perbaikan Turap Kali Swasembada Capai 70 Persen
“Tim mulai bekerja sejak Oktober 2025 dengan mengerahkan enam personel Pasukan Biru. Mereka membersihkan saluran, memperbaiki struktur, dan memastikan aliran kembali normal,” jelasnya.
Pemerintah Pastikan Aliran Air Lebih Lancar
Setelah seluruh pekerjaan selesai, Yansori menilai saluran air kini memiliki fungsi yang jauh lebih optimal. Aliran air bergerak lebih lancar sehingga risiko luapan air saat hujan turun semakin kecil.
“Kami ingin aliran air mengalir lancar tanpa hambatan. Perbaikan ini memberi manfaat langsung karena turap kembali kuat dan sedimen sudah hilang,” ujar Yansori.
Baca Juga : Polri Gelar Apel Kasatwil 2025, Komit Tingkatkan Kualitas
Ia kemudian mengajak warga terus menjaga kondisi saluran agar perbaikan tersebut memberikan manfaat jangka panjang. “Kami berharap warga menjaga saluran dengan tidak membuang sampah ke dalamnya,” tambahnya.
Warga Apresiasi Perbaikan Turap
Di sisi lain, warga setempat Kurniawan mengapresiasi langkah cepat Satpel SDA. Ia menilai perbaikan turap memberikan rasa aman sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan sekitar.
“Turapnya kini rapi dan kokoh. Kami berterima kasih karena pemerintah menjawab persoalan lingkungan yang cukup lama kami hadapi. Turap yang rusak sebelumnya sangat membahayakan,” ujarnya.
Menurutnya, warga kini merasa lebih tenang karena saluran berfungsi lebih baik dan tidak lagi mengancam pemukiman saat hujan deras.















