1: Disperindagkop UKM Kota Tangerang Dorong UMKM Tembus Pasar Pemerintah dan Swasta
Jakarta Becerita Disperindagkop UKM Dalam upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tangerang menggelar Sosialisasi Perdagangan Barang dan Jasa di Aula Gedung Cisadane, Rabu (9/7).
Artikel 2: Gandeng BPOM & Kementerian, Disperindagkop Tangerang Buka Akses Edukasi bagi Pelaku Usaha
Tangerang — Dalam rangka peningkatan kompetensi pelaku usaha, Disperindagkop UKM Kota Tangerang menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi strategis, seperti Kementerian Perdagangan RI, BPOM, BPSK, dan Disperindag Banten dalam kegiatan sosialisasi yang diadakan Rabu (9/7).
Materi yang dibahas tidak hanya mengenai legalitas usaha, tapi juga strategi pemasaran digital, e-katalog, hingga penanganan sengketa konsumen.
Menurut panitia, forum ini sekaligus membuka ruang konsultasi langsung bagi peserta, menjadi solusi cepat terhadap berbagai tantangan usaha sehari-hari.
Baca Juga:Disdikpora Pandeglang Canangkan SDN Karaton 5 Dimerger
Artikel 3: UMKM Kota Tangerang Diperkuat, Disperindagkop Gelar Pelatihan Perdagangan Barang dan Jasa
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Tangerang mengambil langkah nyata mendukung UMKM melalui kegiatan pelatihan dan sosialisasi perdagangan barang dan jasa. Kegiatan tersebut menyasar pelaku usaha lokal, khususnya yang bergerak di sektor pasar tradisional dan ritel.
“Tujuan kami agar pelaku usaha di Kota Tangerang bisa naik kelas,” ujar Suli Rosadi.
Para peserta diberi pemahaman tentang pentingnya legalitas, cara masuk ke sistem pengadaan pemerintah, serta bagaimana mengembangkan branding usaha yang kompetitif.
Artikel 4: Pelaku Usaha Apresiasi Sosialisasi Disperindagkop Tangerang: Tambah Wawasan dan Jaringan
Romi, salah satu peserta yang bergerak di sektor retail unggas, menyebut kegiatan ini sebagai “bahan bakar” baru bagi semangat bisnisnya. Ia berharap acara serupa lebih sering digelar dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Artikel 5: Disperindagkop Tangerang Bangun Fondasi UMKM Profesional Lewat Edukasi Praktis
Suli Rosadi, selaku Kepala Dinas, menyatakan pentingnya kompetensi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami tidak hanya ingin pelaku usaha survive, tapi sustain,” ujarnya tegas.
Kegiatan ini dihadiri ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor, terutama yang bergerak di bidang pasar tradisional, retail, dan usaha mikro. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan daya saing pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah dinamika pasar yang terus berubah, baik dalam sektor publik maupun swasta.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin pelaku usaha memahami sistem perdagangan barang dan jasa secara menyeluruh, termasuk peluang menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah melalui sistem pengadaan terbuka,” ujar Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi.
Suli menambahkan, peningkatan kompetensi bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap regulasi, legalitas, serta cara menawarkan produk atau jasa secara profesional dan kompetitif.
Disperindagkop UKM Pembekalan Langsung dari Narasumber Ahli
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari sejumlah lembaga penting seperti:
-
Kementerian Perdagangan RI
-
Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang
-
Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) WKP I
-
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten
Topik yang dibahas meliputi legalitas usaha, pengenalan sistem e-katalog LKPP, pengawasan produk, penyelesaian sengketa konsumen, serta strategi penawaran barang dan jasa yang sesuai standar pemerintah.
Peserta juga diberikan sesi konsultasi langsung, di mana mereka bisa menyampaikan hambatan dan kebutuhan masing-masing, seperti kendala perizinan, pemasaran digital, serta akses pembiayaan dan pasar.
Disperindagkop UKM Respons Positif dari Pelaku Usaha
Antusiasme peserta cukup tinggi.
“Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan. Mulai dari pengawasan produk sampai strategi menawarkan barang secara legal ke pemerintah. Semoga acara seperti ini lebih sering diadakan,” tuturnya.





